Robots.txt merupakan file yang digunakan untuk memberikan instruksi kepada mesin pencari mengenai halaman atau URL mana yang boleh dan tidak boleh dirayapi oleh robot mesin pencari.
Pada Blogger, Anda dapat mengatur custom robots.txt secara manual melalui menu Setelan. Pengaturan ini dapat membantu mengontrol perayapan halaman tertentu, terutama halaman hasil pencarian internal yang umumnya tidak perlu dimasukkan ke dalam indeks mesin pencari.
Cara Setting Robots.txt di Blogger
Untuk mengaktifkan dan mengatur robots.txt custom di Blogger, ikuti langkah-langkah berikut.
1. Buka Setelan Blogger
Login ke akun Blogger Anda, kemudian pilih blog yang ingin diatur.
Selanjutnya, buka menu Setelan.
Cari bagian Crawler dan pengindeksan, kemudian aktifkan atau buka opsi robots.txt kustom.
2. Masukkan kode robots.txt
Masukkan kode robots.txt berikut:
User-agent: *
Disallow: /search
Allow: /
Sitemap: https://nama-blog-anda.blogspot.com/sitemap.xmlJika menggunakan domain sendiri, ubah URL sitemap sesuai dengan alamat domain blog Anda.
Contohnya:
User-agent: *
Disallow: /search
Allow: /
Sitemap: https://www.inisiteku.com/sitemap.xmlCatatan: Jangan menyalin contoh di atas secara mentah jika alamat blog Anda berbeda. Ganti URL sitemap dengan alamat blog Anda sendiri.
3. Simpan robots.txt
Setelah kode dimasukkan, klik Simpan.
Robots.txt custom sekarang sudah diterapkan pada blog Anda.
Penjelasan Kode Robots.txt
Agar lebih mudah dipahami, berikut fungsi masing-masing perintah dalam robots.txt.
User-agent: *
User-agent digunakan untuk menentukan robot mesin pencari yang akan menerima aturan tersebut.
Tanda * berarti aturan berlaku untuk semua robot mesin pencari.
Contohnya:
User-agent: *Artinya, aturan tersebut berlaku secara umum untuk crawler mesin pencari.
Disallow: /search
Disallow digunakan untuk melarang crawler merayapi URL atau direktori tertentu.
Pada contoh:
Disallow: /searchArtinya crawler diarahkan untuk tidak merayapi URL yang berada pada jalur /search.
Pada Blogger, URL seperti /search biasanya digunakan untuk hasil pencarian internal blog.
Allow: /
Allow digunakan untuk mengizinkan crawler mengakses URL atau direktori tertentu.
Contohnya:
Allow: /Tanda / menunjukkan halaman pada blog secara umum.
Sitemap
Baris berikut digunakan untuk memberi tahu crawler lokasi sitemap blog:
Sitemap: https://nama-blog-anda.blogspot.com/sitemap.xmlSilakan ganti nama-blog-anda.blogspot.com dengan alamat blog Anda.
Jika blog menggunakan domain custom, gunakan domain tersebut. Misalnya:
Sitemap: https://www.inisiteku.com/sitemap.xmlApa Fungsi Robots.txt pada Blogger?
Robots.txt bukanlah alat untuk menghapus halaman dari hasil pencarian Google. File ini lebih tepat digunakan untuk memberikan petunjuk kepada crawler mengenai URL yang sebaiknya atau tidak perlu dirayapi.
Contohnya, halaman hasil pencarian internal blog dapat dibatasi dengan:
Disallow: /searchSementara sitemap digunakan untuk membantu crawler menemukan URL yang tersedia di blog.
Perlu diingat bahwa robots.txt bukan pengganti pengaturan noindex. Jika tujuan Anda adalah mencegah halaman tertentu muncul di hasil pencarian, pengaturan noindex dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.
Cara Melihat Robots.txt Blogger
Setelah menyimpan pengaturan, Anda dapat mengecek apakah robots.txt sudah tersedia dengan membuka URL berikut melalui browser:
https://nama-blog-anda.blogspot.com/robots.txtJika menggunakan domain custom:
https://www.nama-domain-anda.com/robots.txtSebagai contoh, jika alamat blog Anda adalah www.inisiteku.com, maka URL robots.txt adalah:
https://www.inisiteku.com/robots.txtJika berhasil, browser akan menampilkan isi file robots.txt yang sedang digunakan oleh blog.
Kesimpulan
Setting robots.txt pada Blogger sebenarnya cukup sederhana. Anda hanya perlu membuka Setelan → Crawler dan pengindeksan → robots.txt kustom, kemudian memasukkan aturan yang sesuai dengan kebutuhan blog.
Untuk konfigurasi umum, kode berikut dapat digunakan:
User-agent: *
Disallow: /search
Allow: /
Sitemap: https://nama-blog-anda.blogspot.com/sitemap.xmlPastikan URL sitemap disesuaikan dengan alamat blog Anda, terutama jika blog sudah menggunakan domain custom.
Sebaiknya jangan menambahkan aturan Disallow secara sembarangan karena kesalahan konfigurasi dapat menyebabkan URL penting tidak dirayapi oleh mesin pencari.
